Sumber Berita Nasional Terkini

  • Diskon Alat Rumah Tangga
  • Diskon Alat Masak
  • Diskon Fashion Pria Wanita
  • Diskon Komputer Laptop

Pembuatan Majalah dan Buletin DPR Habiskan Rp13 Miliar

Penulis : Pada Hari : Rabu, 02 Januari 2013 | Jam : 09.25
Jakarta, -- : DPR RI menghabiskan dana Rp13 miliar untuk distribusi dan praposting majalah dan buletin Parlementarian Dalam dan Luar Negeri pada 2013. Hingga kini sudah ada 19 peserta lelang.

Berdasarkan website dpr.go.id, lelang pengadaaan barang buletin awalnya senilai Rp3,52 miliar. Pemenang lelang PT Intan Sejati Klaten yang menawarkan proyek senilai Rp1,27 miliar. Sebanyak 46 perusahaan mengikuti proses tender terbuka namun di antaranya tidak lolos karena dokumen tidak lengkap.

Untuk pengadaaan majalah Parlementarian, pagu anggarannya senilai Rp3 miliar. Penandatanganan kontrak dijadwalkan 25 Januari 2013 mendatang. Lelang distribusi dan praposting sendiri diperkirakan Rp7,62 miliar dengan harga perkiraan sementara Rp6,39 miliar.

Kepala Biro Humas dan Pemberitaan Sekretariat Jenderal DPR RI Djaka Dwi Winarko kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (2/1), mengatakan, "Kita menerbitkan buletin dan majalah. Yang buletin Parlementarian terbit mingguan, sedangkan majalah terbit tiap bulan."

Djaka mengungkapkan tiap bulannya ada 10 ribu ekslempar majalah yang dicetak. Sementara begitu juga ada 10 ribu ekslempar buletin yang diterbitkan. Isinya, soal kinerja anggota DPR.

"Kita liput sebagai pertanggungjawaban ke publik,"ungkap Djaka.

Ia menambahkan, buletin dan majalah Parlementarian itu akan dibagikan kepada anggota DPR, kementerian, lembaga non kementerian, pemerintah kabupaten, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, hingga kedutaan besar. "Semua diberikan secara gratis."

"Karena informasi update tentang DPR sangat dibutuhkan sampai kecamatan,"terang Djaka.

Djaka menambahkan, pentingnya buletin dan majalah dilakukan karena beritanya berbeda dengan isi website DPR. Kedua media tersebut pun terbit dengan penuh warna. "Selain itu kita juga ada TV Parlemen untuk blocking,"kata dia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Arsip Blog